Artikel
Hepatitis B: Think Again!
Begadang Bola, Tetap Sehat
Prinsip Batasi, Nikmati, dan Imbangi Saat Begadang
Ayo, Jadikan Bumi Lebih Lebih Indah
Kepo-Kepo Yuk Soal Si Gigi Susu…
RKZ Surabaya Buka Posko Kesehatan Sekitar Kelud
Influenza Lebih Dari 3 Hari? Saatnya Konsultasi Dokter
Pasien Pilih Sendiri Dokter dan Jadwal Pemeriksaannya
Ibu Bekerja Bisa Memberikan ASI Eksklusif ? Mengapa Tidak?!
Ibu Hamil Juga Bisa Puasa, Asal...
Admin 1
Admin 2
 
Rekomendasi Vaksin Untuk Dewasa (2)

    Selain bayi dan anak-anak, ternyata bagi orang dewasapun, vaksin perlu diberikan untuk mencegah dan menghambat penyebaran penyakit. Berikut beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk dewasa…

Vaksin influenza
Indikasi    : Mencegah penyakit influenza dan penyebarannya.
Vaksin ini diperuntukkan bagi orang dewasa, lansia berusia diatas 65 tahun, individu dengan resiko tinggi megalami influenza, individu yang kontak langsung dengan penderita, jemaah haji, dan ibu hamil.
Vaksin influenza direkomendasikan untuk diberikan 1 dosis berkala 1 kali dalam 1 tahun.

Vaksin Difteri, Pertusis, dan Tetanus (DPT)
Indikasi    : mencegah penyakit difteri, pertusus, dan tetanus.
Vaksin tetanus dan difteri direkomendasikan untuk diberikan setiap 10 tahun sebagai dosis tambahan kepada semua orang dewasa yang sudah mendapatkan vaksin DPT saat bayi dan anak namun belum mendapatkan vaksin DPT dosis tambahan atau penguat dan status vaksinasi yang belum diketahui. Bagi ibu hamil, lebih direkomendasikan pada saat kehamilan memasuki minggu ke 27-34. Disarankan pula diberikan bagi individu yang kontak langsung dengan penderita dan lansia diatas 65 tahun.

Vaksin Varisella
Indikasi    : Mencegah cacar air
Vaksin ini diberikan kepada semua orang berusia diatas 13 tahun yang belum menderita cacar air atau belum mendapat vaksin, dan individu yang memiliki resiko tinggi terpapar virus cacar air. Vaksin Varisella diberikan sebayak 2 seri dosis dengan jarak waktu pemberian 28 hari. Bagi ibu hamil, vaksin diberikan sebelum kehamilan dengan catatan tidak hamil terlebih dahulu hingga 1 bulan pemberian vaksin atau diberikan setelah melahirkan.

Vaksin Human Papillomavirus (HPV)
Indikasi    : mencegah infeksi HPV yang dapa menyebabkan penyakit kanker leher rahim pada wanita maupun kanker terkait HPV pada pria.
Vaksin ini diperuntukan bagi wanita dan pria dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin ini. Vaksin 3 seri dosis yang diberikan pada bulan 0,1, dan 6 ini tidak direkomendasikan bagi ibu hamil. Sebaiknya pemeberian vaksin dilakukan oada usia 13-26 tahun.

Vaksin Zoster

Indikasi    : mencegah herpes Zoster
Vaksin yang diberikan sebanyak 1 dosis ini diberikan pada orang dewasa berusia mulai 60 tahun ke atas.

Vaksin Measles, Mumps, dan Rubella (MMR)

Indikasi    : mencegah penyakit campak, parotitis/ gondongan, dan campak jerman.
Vaksin ini direkomendasikan bagi dewasa berusia diatas 18 tahun yang lahir setelah tahun 1957, karena orang dewasa yang lahir sebelum tahun tersebut, dianggap telah memiliki imunitas ilmiah. Vaksin MMR dikonraindikasikan pada ibu hamil. Vaksin ini diberikan kepada individu yang bersiko tinggi terpapar virus ini dengan 1 atau 2 dosis.

Vaksin Pneumococcal
Indikasi    : vaksinasi ini untuk mncegah penyakit pneumonia.
Biasanya vaksin ini diberikan pada orang dewasa mulai usia 65 tahun. Tetapi disarankan pula bagi orang dewasa di bawah 65 tahun yang memiliki penyakit kronis, bagi petugas kesehatan, dan perokok. Vaksin ini bisa diberikan pada ibu hamil. Untuk vaksin ini diberikan 1-2 dosis.

Vaksin Meningococcal
Indikasi    : mencegah Meningitis
Vaksin ini bisa diberikan pada usia diatas 11 tahun, jemaah haji, dan aman digunakan pada ibu hamil.

Vaksin Hepatitis A
Indikasi    : mencegah hepatitis A
Vaksin ini diberikan pada semua orang dewasa sebanyak 2 dosis dengan jarak waktu vaksinasi 6 bulan.

Vaksin Hepatitis B
Indikasi    : mencegah hepatitis B
Vaksin yang diberikan kepada semua orang dewasa ini diberikan dalam 3 seri pada bulan 0, 1, dan 5. Terdapat pula kombinasi vaksin hepatitis A dan B yang diberikan 3 seri dosis selama 6 bulan, yaitu pada bulan 0, 1 , dan 6.

Perlu diingat, konten artikel ini hanya sebagai informasi. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

 

Artikel terkait:

 

Sumber : brosur farmasi klinis.2013
Gambar: image.google.com


Tentang RKZ Layanan Informasi Berita & Kegiatan Direktori Kontak Kami
© 2009-2014 RSK. St. Vincentius a Paulo (RKZ Surabaya). All rights reserved. Developed by SolindoWeb