Pelayanan kesehatan ibu sejak dari masa kehamilan, proses kelahiran, sampai proses menyusui perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan khusus. Pendampingan kesehatan ini, tidak hanya untuk ibu, tetapi juga ayah sebagai pendamping ibu, untuk ikut serta mengikuti perkembangan kesehatan anak.
Karena itulah, K.I.A RSK St. Vincentius a Paulo Surabaya menawarkan pelayanan kesehatan mulai kehamilan hingga proses laktasi dan imunisasi.
Imunisasi merupakan salah satu usaha memberikan kekebalan bayi dan anak dengan cara vaksin ke dalam tubuh. Tujuan imunisasi sendiri adalah agar tubuh terlindung dari beberapa penyakit berbahaya. Jikapun bayi dan anak sakit, dapat menghindarkan dari perkembangan penyakit yang menyebabkan cacat atau meninggal dunia,
Dengan memberikan imunisasi dasar kepada bayi atau anak, dapat mencegah dari beberapa penyakit.
-
Tuberkulosis, penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosa yang menular melalui droplet/ percikan ludah.
-
Dipteri, disebabkan oleh Corynebacterium Dyptheriae tipe Gravis, Milis, dan Intermedius yang menular melalui percikan ludah yang tercemar.
-
Pertusis, penyakit ini disebabkan oleh Bordetella Pertusis dengan penularan melalui percikan ludah.
-
Tetanus, disebabkan oleh Mycobacterium Tetani berbentuk spora yang masuk ke dalam luka yang terbuka.
-
Poliomyelitis, merupakan virus Polio yang menuar melalui droplet.
-
Hepatitis B, yang disebabkan oleh virus Hepatitis Tipe B.
Macam imunisasi dasar, cara pemberian, dan reaksi pada anak:
- BCG (Bacillus Calmatte Guerin)
- Dosis pemberian 1 kali pada usia 0-1 bulan.
- Setelah penyuntikan imunisasi ini, akan timbul bebjolan putih pada lengan bekas suntikan yang akan membentuk luka serta reaksi panas. Jangan dipecahkan.
- DPT + Hb (Kombo)
- Dosis pemberian 3 kali pada usia 2-11 bulan.
- Anak akan mengalami panas dan nyeri pada tempat yang diimunisasi. Beri obat penurun panas ¼ tablet dan jangan membungkus bayi dengan selimut tebal.
- Polio
- Dosis pemberian 4 kali melalui tetes mulut (2 tetes) pada usia 0-11 bulan
- Setelah imunisasi, tidak ada efek samping. Jika anak menderita kelumpuhan setelah imunisasi polio, kemungkinan sebelum di vaksin sudah terkena virus polio.
- Campak
- Dosis pemberian 1 kali pada usia 9 bulan.
- Setelah 1 minggu imunisasi, terkadang bayi akan panas dan muncul kemerahan. Cukup beri ¼ tablet penurun panas.
Imunisasi Dasar, Untuk Kesehatan Buah Hati Anda...