MUTU PELAYANAN & KESELAMATAN PASIEN

 

Quality-Safety
Saat ini upaya meningkatkan mutu pelayanan dan meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit sudah merupakan gerakan universal. Berbagai negara maju telah menggeser paradigma ”quality” kearah paradigma baru ”quality-safety”, berarti bukan hanya mutu pelayanan yang harus ditingkatkan tetapi yang lebih penting lagi adalah menjaga keselamatan pasien secara konsisten dan terus menerus.

 

Tujuan keselamatan pasien di rumah sakit adalah mencegah terjadinya cidera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang harusnya diambil.

Pelayanan kesehatan adalah untuk menyelamatkan pasien sesuai dengan yang diucapkan Hipocrates 2400 tahun yang lalu, yaitu Primum, non nocere (First, do no harm). Namun dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi pelayanan kesehatan, di rumah sakit terdapat ratusan macam obat, ratusan tes dan prosedur, banyak alat dengan teknologi canggih, bemacam jenis tenaga profesi dan non profesi yang memberikan pelayanan pasien 24 jam terus menerus, sangat berpotensi untuk terjadinya Kejadian Tidak Diharapkan (Adverse event) apabila tidak dikelola dengan baik dan hati-hati.

RKZ Surabaya memiliki komitmen untuk tetap menjaga dan terus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima (service excellent) secara terus menerus dan berkelanjutan bagi masyarakat. Oleh karena itu seluruh karyawan RKZ dalam memberikan pelayanan selalu memperhatikan Enam Sasaran Keselamatan Pasien sesuai International Patient Safety Goals,

 

 

 

PENCAPAIAN INDIKATOR MUTU PRIORITAS RKZ SURABAYA TAHUN 2016

No. INDIKATOR Standar Pencapaian 2016
Depkes RKZ
1. Keterlambatan Emergency Respon Time Dokter > 5 menit ~ 0% 0%
2. Angka kejadian IADP (Infeksi Aliran Darah Primer) < 2% < 0,2% 0,02%
3. Angka Kematian Ibu melahirkan karena eklampsia < 30% < 5% 0%
4. Angka Kematian Ibu melahirkan karena perdarahan < 1% < 0,1% 0%
5. Angka Kematian Ibu melahirkan karena sepsis < 0,2% < 0,05% 0%
6. Perpanjangan LOS (Length of Stay) ibu melahirkan ~ < 0,5% 0%
7. Waktu tunggu operasi elektif > 48 jam ~ < 0,5% 0%
8. Angka kematian di kamar bedah < 1% 0% 0%
9. Angka Kejadian operasi salah sisi 0% 0% 0%
10. Angka Kejadian operasi salah orang 0% 0% 0%
11. Angka Kejadian tertinggalnya benda asing dalam tubuh pasien pasca operasi 0% 0% 0%
12. Angka Kejadian efek samping anestesi pada pasien SC (Sectio Caesaria) ~ < 0,5% 0%