Berita & Kegiatan
Paket Hemat Vaksin - RKZ Peduli Kanker Serviks
Kejahatan Melalui Internet, Anak, dan Peran Orang Tua
Belajar Bersama Jaga Kesehatan Gigi Anak
Berbagi Syukur Pelayanan di 89 Tahun RKZ Surabaya
RKZ Surabaya Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus
Sejenak Waktu untuk Solidaritas Dokter Indonesia
Latih Kesigapan Karyawan, RKZ Surabaya Lakukan Simulasi Penggunaan APAR
Metode Endoskopi-Laparaskopi, Minim Sayatan Pasien Lebih Nyaman
Berikan ASI Eksklusif Sambil Bekerja? Bisa…
Non-Stop Health Learning Day RKZ Surabaya di PT Unilever Indonesia Tbk
Admin 1
Admin 2
 
Kejahatan Melalui Internet, Anak, dan Peran Orang Tua

Kejahatan seksual pada anak sudah sering kali kita dengar atau lihat di media massa. Kini, kejahatan dan kekerasan seksual pada anak tidak lagi hanya dengan cara konvensional. Para pelaku mulai menggunakan jejaring sosial sebagai media penipuan dan melakukan tindak kejahatan seksual.

Lalu, siapa yang perlu campur tangan dalam mencegah kejahatan ini? Bagaimana dengan peran orang tua serta guru di sekolah? She Radio bersama APJII, Yayasan Nawala Nusantara, Internet Sehat, ICT Watch, dan Google Indonesia menggelar talk show edukatif, “Keselamatan Anak dan Murid di Internet, Urusan Siapa?", Sabtu (17/5) di Pena Room, gedung Graha Pena.

Seperti yang  disampaikan melalui website She Radio, menurut M. Yamin, direktur eksekutif Yayasan Nawala Nusantara, banyak orang tua yang hampir tak pernah melihat ulang apa yang telah dibuka anak-anak mereka. “Demi keselamatan anak-anak, cek kembali, lihat apa yang telah mereka unggah di sosial media, website apa yang mereka kunjungi, dan bagaimana mereka berinteraksi", saran Yamin.

Salah satu cara pencegahan terjadinya kejahatan seksual melaui internet adalah keterbukaan komunikasi antara orang tua dan anak. Phebe Illenia Suryadinata, S.Psi, M.Psi, psikolog dan staf RKZ Surabaya mengatakan bahwa masih banyak orang tua yang hanya ingin bicara namun tidak menyimak apa yang dikatakan anak, atau bahkan langsung marah. “Anak akan cenderung menjauh dan mencari orang lain untuk jadi sumber informasinya”, lanjut Phebe.

Dalam talk show yang diikuti sekitar 75 orang tua dan guru, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya juga menginformasikan Boardband Learning Center, program Pemerintah Surabaya tentang pencegahan kejahatan seksual pada anak. Hadir pula AKBP Sugeng Hariyanto, S.Ik, M.Hum, dari Bareskrim Polri.

Rangkaian artikel lebih lengkap dapat Anda baca pada situs She Radio:
http://www.sheradiofm.com/2014/news/2014/17-3889-Tanpa-Pengawasan,-Internet-=-Hutan-Rimba

sumber gambar: She Radio


Tentang RKZ Layanan Informasi Berita & Kegiatan Direktori Kontak Kami
© 2009-2014 RSK. St. Vincentius a Paulo (RKZ Surabaya). All rights reserved. Developed by SolindoWeb