Merangkul Keutuhan: Rohani, Relasi, dan Martabat
Di RKZ Surabaya, kesehatan yang baik tidak berhenti pada stabilnya tanda vital atau keberhasilan tindakan medis. Kesehatan menyangkut relasi yang pulih dengan diri sendiri, sesama, dan Allah sesuai keyakinan pasien. Karena itu, Pastoral Care dihadirkan untuk menjaga sentuhan kemanusiaan tetap hidup di tengah kemajuan teknologi medis. Tim kami mendengarkan keluh kesah, membuka ruang dialog, dan memfasilitasi doa/ritus sesuai keyakinan agar pasien dan keluarga kembali menemukan makna, harapan, dan kekuatan menjalani proses pemulihan.
Sejak diinisiasi pada 13 September 1980, layanan ini berkembang menyesuaikan zaman, kebutuhan pasien, dan regulasi. Saat ini, Pastoral Care berada langsung di bawah Direksi dan menjadi bagian dari sistem mutu rumah sakit yang menegaskan pentingnya pelayanan rohani bagi pasien. Namun tugas kami tidak berhenti pada ritual rohani semata. Kami membantu pemulihan integritas diri pasien: merajut kembali relasi yang retak, memulihkan rasa percaya, dan menumbuhkan ketenangan batin yang menopang terapi medis.
Layanan dilakukan secara lintas iman atas permintaan pasien/keluarga. Untuk pasien Katolik, kami memfasilitasi sakramen sesuai ketentuan Gereja dan kebijakan Keuskupan setempat, termasuk Baptis dalam kondisi darurat, Tobat, Pengurapan Orang Sakit, dan Ekaristi. Selain itu, kami hadir dalam end-of-life care (sakratul maut) dengan pendampingan yang lembut dan menghormati keyakinan pasien.
Dalam keseharian, tim melakukan kunjungan pastoral untuk mendengarkan dan mendoakan, menyapa melalui Radio Pastoral (misa, renungan, lagu rohani/pop pilihan) sepanjang hari, serta menggelar program edukatif seperti talk show kesehatan lintas profesi. Bagi pasien anak, tersedia aktivitas rekreatif (boneka, menggambar, bernyanyi) dan untuk dewasa, kegiatan kebersamaan untuk saling menguatkan. Momen-momen kebangsaan/keagamaan seperti Hari Orang Sakit Sedunia, Natal, Idul Fitri, Paskah, Waisak, dan Nyepi dirayakan sebagai sarana syukur, refleksi, dan penguatan harapan.
Seiring dinamika pandemi, layanan audio/video pastoral daring dikembangkan agar jangkauan dukungan tetap luas tanpa mengabaikan keselamatan pasien dan petugas. Kolaborasi erat dijalankan bersama unit-unit RS, termasuk PKRS dan Hospital Development, agar semangat pastoral meresap menjadi budaya pelayanan di semua lini.
Ringkasan Layanan
- Kunjungan pastoral lintas iman (atas permintaan)
- Radio Pastoral: misa, renungan, lagu & sapaan
- Sakramen untuk Katolik (sesuai ketentuan)
- Pendampingan sakratul maut
- Aktivitas rekreatif & peringatan hari raya
Layanan, Jadwal Radio, & Alur Permintaan
Kunjungan Pastoral
Listening–dialogue–doa untuk merajut kembali relasi dengan diri, sesama, dan Allah. Dilakukan lintas iman atas permintaan pasien/keluarga.
Radio Pastoral (Harian)
- Misa dari Kapel: 05.30–06.00
- Renungan & lagu rohani: 08.00–10.30
- Lagu pop pilihan: 10.30–13.00
- Program sore (renungan/sapaan/lagu): 16.00–20.00
Sakramen (Katolik)
Fasilitasi Baptis (darurat), Tobat, Pengurapan Orang Sakit, dan Ekaristi sesuai ketentuan Gereja & Keuskupan setempat.
Pendampingan Akhir Hayat
Pendampingan intensif (sakratul maut) sesuai agama pasien dengan persetujuan keluarga—lembut, bermartabat, penuh belas kasih.
Program Edukatif & Rekreatif
Talk show kesehatan lintas profesi, aktivitas anak (boneka, bernyanyi, menggambar) & kebersamaan pasien dewasa.
Alur Permintaan
Hubungi perawat ruangan atau Tim Pastoral Care. Tim terjadwal melakukan kunjungan.
Pendampingan Rohani, Menguatkan Harapan
- Lintas iman, atas permintaan
- Bersinergi dengan tim klinis
- Budaya pelayanan penuh empati