Obat tetes mata, telinga, hidung, dan semprot hidung memiliki cara penggunaan khusus. Sediaan ini umumnya berupa cairan steril yang digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan sesuai dengan area penggunaannya. Agar terapi memberikan manfaat yang optimal dan risiko efek samping minimal, maka penting untuk memahami cara penggunaan obat tetes yang benar.
Obat Tetes Mata
Obat tetes mata merupakan sediaan steril berupa larutan atau suspensi jernih dan bebas partikel yang digunakan untuk mengatasi gangguan pada mata, seperti infeksi, iritasi, glaukoma, atau mata kering. Obat tetes mata terdiri dari 2 kemasan, yaitu multiple dose dan mini dose.
Cara Menggunakan Tetes Mata
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan obat tetes mata, lalu keringkan.
- Lepaskan lensa kontak terlebih dahulu, kecuali jika Anda akan menggunakan tetes mata air mata buatan untuk melembapkan lensa kontak.
- Kocok botol obat tetes mata bila terdapat instruksi tersebut pada kemasan atau etiket.
- Buka penutup obat tetes mata dan periksa ujung penetes untuk memastikan tidak pecah atau patah.
- Tengadahkan kepala, dan tarik kelopak mata ke arah bawah sampai membentuk kantung.
- Posisikan ujung tetes mata sedekat mungkin dengan mata tanpa menyentuhnya.
- Lihat ke arah atas dan teteskan obat ke bagian bawah mata yang membentuk kantung sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
- Pejamkan mata sekitar 5 menit, jangan berkedip atau menggerakan bola mata. Saat mata tertutup, gunakan satu jari untuk memberikan tekanan lembut ke sudut mata agar obat tidak mengalir ke saluran hidung.
- Bersihkan sisa kelebihan cairan dengan tisu.
- Ulangi langkah 5-8 pada mata yang lain bila diperlukan.
- Tutup kembali obat tetes. Jangan mengusap atau mencuci ujung penetesnya.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Penggunaan Obat Tetes Mata:
- Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun untuk mencegah kontaminasi.
- Jangan berbagi obat tetes bersama orang lain.
- Jika Anda menggunakan obat tetes mata lebih dari 1, beri jarak 5-10 menit sebelum meneteskan obat lainnya.
- Jika Anda menggunakan salep mata dan tetes mata. Gunakan tetes mata terlebih dahulu, lalu salep mata 10 menit kemudian.
- Simpan obat tetes mata pada suhu <25°C dan terlindung dari cahaya atau sesuai instruksi pada kemasan. Beberapa obat disimpan di kulkas (2-8°C).
- Obat tetes mata yang telah dibuka hanya dapat disimpan dan digunakan hingga 72 jam untuk sediaan mini dose dan 28 hari untuk sediaan multiple dose.
Obat Tetes Telinga
Obat tetes telinga digunakan untuk mengobati infeksi atau melunakkan kotoran telinga sehingga lebih mudah dibersihkan.
Cara Menggunakan Obat Tetes Telinga
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan obat tetes telinga, lalu keringkan.
- Genggam obat tetes telinga sekitar 1-2 menit, agar temperatur obat sama dengan tubuh, sehingga mengurangi rasa tidak nyaman di telinga.
- Kocok botol obat, khususnya untuk obat jenis suspensi.
- Miringkan kepala ke satu sisi atau berbaring dengan posisi menyamping sehingga telinga yang sakit menghadap ke atas.
- Buka lubang telinga agar mudah ditetesi.
- Pada anak usia <3 tahun tarik telinga ke bawah dan ke belakang
- Pada orang dewasa tarik daun telinga ke atas dan ke belakang.
- Teteskan obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
- Tetaplah pada posisi miring selama 2-3 menit agar obat tidak keluar kembali.
- Ulangi langkah 4-7 untuk meneteskan obat pada telinga lainnya bila diperlukan.
- Tutup kembali obat tetes telinga. Jangan mengusap atau mencuci ujung penetesnya.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Penggunaan Obat Tetes Telinga:
- Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun untuk mencegah kontaminasi.
- Jika ada kelebihan obat di sekitar botol obat, bersihkan dengan menggunakan tisu.
- Jangan berbagi obat tetes bersama orang lain.
- Simpan pada suhu <25°C dan terlindung cahaya atau sesuai instruksi pada kemasan. Beberapa obat disimpan di kulkas (2-8°C).
- Setelah dibuka, obat tetes telinga hanya bisa disimpan selama 28 hari.
Obat Tetes Hidung
Obat tetes hidung digunakan untuk meredakan gejala hidung tersumbat dan mengembalikan kelembapan hidung.
Cara Menggunakan Obat Tetes Hidung
- Bersihkan hidung dari lendir dan kotoran dengan tisu.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan obat tetes hidung, lalu keringkan.
- Tengadahkan kepala sejauh mungkin ke arah belakang atau berbaring di tempat tidur dengan meletakkan kepala di pinggir tempat tidur dengan posisi menggantung.
- Teteskan obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Usahakan ujung penetes tidak menyentuh lubang hidung.
- Pertahankan posisi ini selama 2 menit, agar obat tetap berada di rongga hidung dan tidak langsung keluar dari hidung atau turun ke tenggorokan.
- Ulangi langkah 3-5 pada lubang hidung yang lain bila diperlukan.
- Tutup kembali obat tetes hidung setelah digunakan.


Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Penggunaan Obat Tetes Hidung:
- Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun untuk mencegah kontaminasi.
- Jangan berbagi obat tetes bersama orang lain.
- Lama penyimpanan tetes hidung setelah dibuka berbeda-beda bergantung dari produk.
- Simpan pada suhu <25°C dan terlindung cahaya atau sesuai instruksi pada kemasan.
- Penggunaan tetes hidung yang mengandung dekongestan (contoh: Oxymetazoline) umumnya tidak digunakan >7 hari, kecuali dalam pengawasan dokter, karena dapat menyebabkan rebound effect. Kondisi ini dapat menyebabkan hidung akan semakin tersumbat ketika obat dihentikan.
Obat Semprot Hidung
Obat semprot hidung adalah sediaan obat cair yang digunakan dengan cara disemprotkan ke dalam rongga hidung untuk membantu mengatasi berbagai keluhan, seperti hidung tersumbat, pilek, dan peradangan pada hidung. Agar obat bekerja secara optimal, semprot hidung perlu digunakan dengan teknik yang benar sesuai petunjuk penggunaan.
Cara Menggunakan Obat Semprot Hidung
- Bersihkan hidung dari lendir dan kotoran dengan tisu.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah menggunakan obat semprot hidung, lalu keringkan.
- Kocok obat semprot hidung, lalu buka penutupnya.
- Miringkan kepala Anda sedikit ke depan.
- Pegang obat semprot hidung dengan tangan yang berlawanan dari lubang hidung yang akan disemprotkan.
- Masukkan semprotan ke dalam lubang hidung dengan arah semprotan menjauhi septum (sekat tengah hidung).
- Tekan botol semprot untuk melepaskan dosis dan hirup dengan lembut melalui hidung.
- Ulangi langkah 4-6 untuk pada lubang hidung lainnya jika diperlukan.
- Bersihkan ujung penyemprot dengan tisu kering.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Penggunaan Obat Semprot Hidung:
- Simpan pada suhu <25°C dan terlindung cahaya atau sesuai instruksi pada kemasan.
- Penggunaan semprot hidung yang mengandung dekongestan (contoh: Oxymetazoline) umumnya tidak digunakan >7 hari, kecuali dalam pengawasan dokter, karena dapat menyebabkan rebound effect. Kondisi ini dapat menyebabkan hidung akan semakin tersumbat ketika obat dihentikan.
- Lama penyimpanan semprot hidung setelah dibuka berbeda-beda bergantung dari produk.
| Nama Produk | Masa Penyimpanan setelah Kemasan Dibuka |
| Afrin | 30 hari |
| Illiadin | 6 bulan |
| Sterimar | Hingga tanggal kedaluwarsa obat |
| Nasonex | 2 bulan |
| Otrivin | 28 hari |

Referensi:
- Gudgel D. How to Put in Eye Drops. American Academy of Ophthalmology. Available at https://www.aao.org/eye-health/treatments/how-to-put-in-eye-drops (2023).
- Cleveland Clinic. Ear Drops. Available at https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/24654-ear-drops#treatment-details (2023).
- Safe Medication. How to Use Nose Drops. Available at https://www.safemedication.com/how-to-use-medication/nose-drops
- NHS Foundation Trust. Correct use of nose drops. Available at https://www.mkuh.nhs.uk/patient-information-leaflet/correct-use-of-nose-drops
- Allery & Asthma Network. How to Use Nasal Spray. Available at https://allergyasthmanetwork.org/allergies/allergy-treatment/how-to-use-nasal-spray/
Baca juga tentang: Rahasia Kulit Sehat: Panduan Merawat Wajah dengan Benar