Demam Berdarah Mewabah, Waspadalah!

MENGENAL JAPANESE ENCEPHALITIS
December 29, 2018
AKUPUNKTUR MEDIS – MENGATASI NYERI, PENYAKIT KRONIS HINGGA ESTETIKA
January 30, 2019

Demam berdarah mulai mewabah. Tercatat ada lebih dari 240 pasien demam berdarah yang dirawat di empat rumah sakit Surabaya. Apa yang perlu kita ketahui tentang demam berdarah?

Demam berdarah dengue (DBD) adalah demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti betina.

Aedes aegypti berkembang biak di penampungan air. Seperti bak mandi, penampungan dispenser, wadah plastik, kaleng, dan bekas yang terisi air. Nyamuk berciri kaki belang hitam putih ini biasanya menggingit pada siang hari, berdiam di dalam rumah, dan bertelur di tempat air bersih yang tergenang.

Gejala Demam Berdarah

Orang yang terinfeksi virus dengue akan mengalami:

  • demam tinggi,
  • merasa sakit kepala dan nyeri sendi dan otot,
  • muncul bintik merah pada permukaan kulit yang bisa menyebar di beberapa bagian tubuh,
  • merasa mual dan muntah,
  • jika sudah memasuki tahap pendarahan bisa mengalami mimisan, gusi berdarah, muntah dan berak darah.

Catatan penting bagi Sahabat Vita untuk mengenali fase pelana kuda pada penderita demam berdarah. Fase ini memudahkan sahabat Vita untuk mengenal grafik turun naik demam dan masa kritis penderita.

Fase 1 – Terjadi selama 3-4 hari ditandai dengan demam tinggi 39-41 derajat celcius.

Fase 2 – Ditandai dengan menurunnya demam. Pada fase ini, banyak yang salah mengartikan karena dianggap sebagai tanda akan sembuh. Sebaliknya, fase ini merupakan fase kritis dimana terjadi pelebaran pembuluh darah. Fase kritis terjadi tidak lebih dari 24-48 jam. Apabila tidak segera dilakukan penanganan, bisa menyebabkan terjadinya pedarahan.

Fase 3 – Fase penyembuhan dimana suhu tubuh akan kembali naik. Fase ini menunjukkan berakhirnya fase kritis. Pada fase ini terjadi perbaikan fungsi tubuh, berhentinya pedarahan dengan berkurangnya bintik merah, dan mulai kembalinya nafsu makan, dan tubuh terasa segar kembali.

Pencegahan Utama

Demam berdarah bisa dicegah dengan melakukan pembasmian nyamuk Aedes Aegypti. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal. Pengasapan juga bisa dilakukan untuk mematikan nyamuk dewasa. Untuk pembasmian jentik nyamuk dilakukan dengan menaburkan bubuk abate di tempat penampungan air.

Menjaga kesehatan diri juga perlu dilakukan untuk terhindar dari penyakit demam berdarah. Bisa dilakukan dengan konsumsi makanan bergizi, rutin melakukan olahraga, istirahat yang cukup. Apabila muncul gejala, segera berikan obat penurun panas jika mengalami demam tinggi dan perbanyak konsumsi air untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan mencegah dehidrasi

Semoga artikel ini berguna. Apabila muncul gejala dan dicurigai demam berdarah, segera periksakan ke dokter. Dan jangan lupa, budayakan pola hidup sehat dan bersih untuk cegah demam berdarah. Salam sehat.

Layanan Klinik Spesialis Penyakit Dalam RKZ Surabaya: http://rkzsurabaya.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam/

Comments are closed.