LUBANG GIGI HARUS DIAPAIN YA?

Waspadai Bencana dan Ancaman Kejahatan, RKZ Surabaya Gelar Simulasi 6 Kode Kegawatan RS
December 14, 2022
Obat Kategori Off-Label
December 24, 2022

Gigi dan Mulut

Gigi dan mulut merupakan salah satu organ tubuh manusia yang penting karena makanan yang kita konsumsi masuk melalui mulut dan diproses dengan dikunyah oleh gigi. Meskipun peran gigi dan mulut sangat penting, masih banyak orang yang mengabaikan kesehatannya. Salah satu permasalahan gigi dan mulut yang paling sering terjadi adalah gigi berlubang. Kondisi ini biasanya berkembang secara perlahan. Pada awalnya gigi berlubang sering tidak terdeteksi karena jarang menimbulkan rasa sakit.

Gigi berlubang (karies gigi) adalah penyakit pada jaringan keras gigi yang diawali dengan rusaknya jaringan terluar gigi (enamel) yang kemudian dapat meluas ke arah dalam (pulpa). Semakin cepat lubang gigi ditangani maka perawatan yang dilakukan pun semakin ringan dan sederhana. Karies gigi disebabkan oleh adanya sisa makanan yang mengandung gula seperti susu,cokelat, minuman ringan, permen,kue,buah di dalam rongga mulut yang diubah menjadi asam oleh bakteri dan terbentuk plak gigi yang tidak dibersihkan. Seringkali keluhan yang muncul adalah rasa nyeri, bau mulut, perubahan warna gigi hingga bengkak pada gusi.

dokter dan perawat gigi sedang melakukan tindakan perawatan gigi

Perawatan Gigi

Perawatan yang dapat dilakukan untuk gigi berlubang ada berbagai macam,yaitu dapat ditambal langsung, perlu dilakukan perawatan saluran akar maupun dicabut. Kapan saja masing-masing permasalahan gigi dapat dilakukan perawatan tersebut?

  • Penambalan langsung
    • Gigi berlubang namun belum mencapai saluran akar
    • Tidak terdapat keluhan atau keluhan hanya muncul saat terkena rangsangan eksternal (udara, dingin, manis,dll)
    • Tambalan sebelumnya lepas dan sisa jaringan masih banyak
  • Perawatan saluran akar
    • Gigi berlubang besar dan telah mencapai saluran akar
    • Terdapat keluhan sakit spontan ( cekot-cekot ) terkadang disertai gusi bengkak
    • Saat sisa jaringan gigi terlalu sedikit sehingga perlu dibuatkan mahkota selubung
  • Pencabutan
    • Gigi berlubang atau penyakit gusi yang sudah parah
    • Pasien tidak dapat menjalani perawatan saluran akar gigi, atau sudah menjalaninya tetapi tidak berhasil mengatasi infeksi gigi
    • Gigi goyang parah
    • Gigi hanya tersisa sedikit / sisa akar
    • Posisi gigi tidak normal dan menyebabkan luka pada jaringan sekitarnya atau terjebak dalam gusi ( impaksi gigi )

Terdapat pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk mencegah gigi berlubang, sebaiknya periksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali meskipun tidak memiliki keluhan pada gigi dan mulut. Banyak keuntungan yang didapat dengan memeriksakan gigi secara rutin, yaitu dapat mendeteksi dini apabila terdapat kelainan pada gigi dan mulut seperti karang gigi, gigi berlubang, kelainan pada gusi dan mulut, gigi yang tumbuh tidak normal, dan lain-lain. Saat kelainan tersebut dideteksi lebih awal, maka perawatannya lebih mudah dan biaya yang diperlukan juga relatif lebih murah dibandingkan kelainan yang sudah dalam kondisi lebih parah.

Cegah Gigi Berlubang

Selain ke dokter gigi, cara lain untuk mencegah gigi berlubang adalah dengan menyikat gigi 2 kali sehari yaitu sesudah makan pagi dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi yang tepat yaitu sikat gigi yang berbulu halus dengan bentuk oval untuk lebih mudah menjangkau gigi-gigi bagian dalam. Pastikan teknik menyikat gigi sudah benar yaitu bulu sikat gigi membentuk sudut 450 terhadap gusi, tidak perlu terlalu keras saat menyikat gigi karena dapat mengikis gusi dan gigi. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali atau apabila bulu sikat gigi sudah rontok dan mekar. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi, atau gunakan pasta gigi sensitif apabila terdapat keluhan gigi sensitif.

Dental Floss


Selain itu, gunakan benang gigi atau dental floss secara rutin setiap hari untuk menghilangkan plak dan sisa makanan pada sela-sela gigi. Terdapat beberapa jenis benang gigi, pilih benang gigi yang nyaman untuk digunakan. Bila menggunakan benang gigi gulungan, cara yang benar adalah dengan melilitkan salah satu ujung benang di jari tengah tangna kanan dan sisi satunya pada jari tengah tangan kiri. Kemudian kedua ujung benang dijepit menggunakan jari telunjuk dan ibu jari sehingga benang gigi tegang lalu masukkan ke sela-sela gigi satu persatu.

Gigi berlubang awal tidak menimbulkan nyeri atau gejala apapun. Untuk itu penting jika dilakukan pemeriksaan rutin gigi setiap 6 bulan.

Sumber: drg. Gracia Imanuella, Dokter Gigi Umum RKZ Surabaya

Klinik Gigi dan Mulut RKZ Surabaya
Gedung Gabriel
Jl. Ciliwung no 42 Surabaya
Reservasi & info lebih lanjut klik di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *