Mengenal Penyakit dan Pengobatan Hemoroid (Wasir)

Obat Kategori Off-Label
December 24, 2022
Zero Stunting: Penyuluhan Kader Posyandu dari RKZ Surabaya
January 23, 2023

Hemoroid, dikenal juga dengan wasir atau ambeien, merupakan pembengkakan pembuluh darah pada rektum dan anus. Hemoroid dapat menyebabkan nyeri, gatal, dan pendarahan. Yuk, kenali cara menanganinya.

Definisi

Hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah pada rektum bagian bawah dan anus, mirip dengan varises.

Meski terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan hemoroid, namun seringkali ditemukan hemoroid dengan penyebab yang tidak diketahui.

Jenis

Hemoroid dapat terjadi di dalam rektum (hemoroid internal) atau di bawah kulit di sekitar anus (hemoroid eksternal).

Sumber gambar: https://www.mayoclinic.org/-/media/kcms/gbs/patient-consumer/images/2013/08/26/10/25/ds00096_im01772_r7_hemorrhoidsthu_jpg.jpg

Gejala

Hemoroid internal

Meski tidak terlihat dan jarang menyebabkan rasa tidak nyaman, namun mengejan saat buang air besar (BAB) dapat menimbulkan gejala, yaitu:

  • Pendarahan tanpa rasa sakit ketika BAB
  • Nyeri dan iritasi bila hemoroid terdorong melalui lubang anus

Hemoroid eksternal

  • Gatal atau iritasi di daerah anus
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman terutama ketika duduk
  • Pembengkakan di daerah anus
  • Terdapat darah berwarna merah cerah ketika BAB

Darah juga dapat masuk ke dalam hemoroid eksternal dan membentuk bekuan. Kondisi ini disebut hemoroid thrombosis yang menyebabkan nyeri parah, bengkak, radang, dan benjolan keras di dekat anus.

Penyebab

Hemoroid terjadi ketika pembuluh darah di sekitar anus membengkak. Kondisi ini dapat berkembang karena tekanan di rektum yang meningkat akibat:

  • Mengejan saat BAB
  • Duduk terlalu lama di toilet
  • Kegemukan (obesitas)
  • Hamil
  • Diare
  • Sembelit
  • Mengonsumsi makanan rendah serat
  • Olahraga mengangkat beban secara teratur

Risiko akan meningkat seiring pertambahan usia, karena jaringan di sekitar pembuluh darah rektum dan anus menjadi lemah dan meregang.

Komplikasi

Meski jarang terjadi, namun pada beberapa kasus dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

  • Anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah tidak cukup untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kondisi ini dapat terjadi jika Anda kehilangan banyak darah (jarang terjadi).
  • Hemoroid yang terjepit disebabkan akibat alirah darah yang terhambat. Pasien dapat mengalami nyeri hebat.
  • Pembekuan darah dapat menyebabkan gumpalan pada wasir (hemoroid thrombosis). Meski tidak berbahaya, kondisi ini menyebabkan nyeri hebat.

Penanganan

Perawatan di rumah

  • Mengonsumsi makanan tinggi serat atau suplemen serat bila diperlukan
  • Merendam daerah anus dengan air hangat selama 10-15 menit, 2 hingga 3 kali sehari

Pengobatan

Obat pereda nyeri

Obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek, seperti Paracetamol atau Ibuprofen dapat dikonsumsi bila diperlukan. Sebaiknya tidak menggunakan anti nyeri yang mengandung Codeine, karena dapat menyebabkan sembelit.

Obat topikal

Salep, krim atau suppositoria dapat diberikan untuk mengurangi keluhan nyeri dan gatal. Biasanya mengandung kombinasi bahan aktif berupa anestesi lokal, anti radang, atau antiseptik.

  • Anestesi lokal

Obat ini berfungsi untuk mengurangi nyeri akut dan gatal. Contoh: Lidocaine, Cinchocaine, Lignocaine, Benzocaine, Dibucaine.

  • Kortikosteroid

Menghambat proses radang, sehingga dapat meredakan nyeri. Jangan menggunakan salep kortikosteroid lebih dari 1 minggu, karena berisiko menyebakan penipisan mukosa dan dermatitis. Contoh: Hydrocortisone, Prednisolone, Fluocortolone.

  • Antiseptik

Digunakan untuk mencegah infeksi. Contoh: Policresulen, Hexachlorophene.

  • Astrigen dan protektan

Astrigen berfungsi untuk meredakan keluhan rasa terbakar, gatal, dan tidak nyaman. Sedangkan protektan melindungi kulit dengan membentuk lapisan di sekitar hemoroid, sehingga mencegah terjadinya luka. Contoh: Zinc Oxide, Witch hazel pads.

Obat Flavonoid

Obat yang mengandung Flavonoid dapat membantu mengurangi gejala, seperti nyeri, pendarahan, gatal, rasa BAB tidak tuntas, dan kebocoran feses atau cairan dari anus. Contoh: Micronized purified flavonoid fraction, Hidrosmin, Diosmin, Hesperidin.

Prosedur invasif minimal

Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur invasif bila Anda mengalami nyeri atau pendarahan yang menetap.

  • Ligasi

Prosedur ini menempatkan karet di pangkal hemoroid untuk menghentikan peredaran darah, sehingga hemoroid akan layu dan lepas, biasanya dalam waktu 1 minggu. Prosedur ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan pendarahan. Namun, jarang menyebabkan komplikasi yang parah.

Sumber gambar: https://www.mayoclinic.org/-/media/kcms/gbs/patient-consumer/images/2013/08/26/10/42/ds00096_im02496_r7_rubberbandthu_jpg.jpg
  • Injeksi (skleroterapi)

Dokter akan menyuntikkan cairan kimia yang berfungsi untuk mengecilkan hemoroid. Prosedur ini kurang efektif jika dibandingkan dengan ligasi.

  • Koagulasi

Teknik koagulasi menggunakan laser atau infrared. Prosedur ini menyebabkan hemoroid menjadi keras dan menyusut.

Prosedur operasi

Cara ini digunakan ketika prosedur lain tidak berhasil atau Anda memiliki hemoroid yang besar.

  • Hemorrhoidectomy

Tindakan untuk mengangkat jaringan yang menyebabkan pendarahan. Prosedur ini merupakan cara yang paling efektif untuk kasus yang parah dan berulang.

  • Stapled hemorrhoidopexy

Prosedur ini menggunakan alat penjepit untuk menghalangi aliran darah ke jaringan hemoroid internal.

Pencegahan

Salah satu cara terbaik sebagai langkah pencegahan adalah menjaga konsistensi feses tetap lunak, sehingga mengurangi risiko mengejan. Anda juga dapat mengikuti beberapa tips berikut:

  • Minum air yang cukup, sekitar 6-8 gelas per hari.
  • Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah, sayur dan biji-bijian.
  • Mengonsumsi suplemen serat bila diperlukan. Penggunaan suplemen serat harus disertai dengan asupan air yang cukup.
  • Rutin berolahraga. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, olahraga juga dapat mencegah sembelit.
  • Hindari menahan dan mengejan saat BAB.
  • Hindari duduk terlalu lama.

Segera berkonsultasi dengan dokter bila gejala tidak membaik setelah 1 minggu perawatan mandiri atau jika mengalami pendarahan.

Baca juga https://rkzsurabaya.com/2022/07/18/gastritis-penyakit-dan-pengobatannya/

Pustaka

Cleveland Clinic. Hemorrhoids. 2021. Available at https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15120-hemorrhoids

Mayo Clinic. Hemorrhoids. 2021. Available at https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/diagnosis-treatment/drc-20360280

NHS. Piles (haemorrhoids). 2022. Available at https://www.nhs.uk/conditions/piles-haemorrhoids/

Sheikh, P., Lohsiriwat, V. Shelygin, Y. Micronized Purified Flavonoid Fraction in Hemorrhoid Disease: A Systematic Review and Meta-Analysis. Adv Ther. 2020 Jun;37(6). Available at https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32399811/

UpToDate. Medications for treatment of symptomatic hemorrhoids in nonpregnant adults. 2023. Available at https://www.uptodate.com/contents/image?imageKey=SURG%2F103146.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *